Friday, January 30, 2015

Teknologi “Smart Shoes" Perangkat Sepatu Pintar

1:17:00 AM

Generasi terbaru yaitu “Wearables” yang  telah didukung teknologi pengisian daya (charge) saat dipakai berjalan. Perangkat ini memilki dua teknologi baru yang telah disesuaikan dalam sepatu  yaitu dapat menghasilkan energi dari gerakan pemakai saat sedang berjalan atau berlari, dan kemudian menggunakan energi itu untuk sensor listrik yang digunakan untuk menghubungkan ke perangkat lain.

Perangkat ini dibutuhkan saat seseorang tidak lagi membutuhkan alat pengecasan seperti hal kecilnya “Smartphone”. Menurut Peneliti Jerman yang sedang mengembangkan.

Salah satu perangkatnya, dinamai "Shock Harvester," yaitu menghasilkan daya ketika tumit sepatu itu menyentuh tanah. Perangkat lainnya, dijuluki "swing harvester," menghasilkan daya ketika kaki itu terayun ke depan saat pemakai berjalan atau berlari. Secara pemanen terhubung ke elektronik di dalam sepatu itu dan melacak hal-hal seperti kecepatan, gerakan dan suhu (sensor).



Kedua perangkat ini didasarkan pada prinsip yang sama yaitu induksi elektromagnetik," kata Klevis Ylli, seorang mahasiswa doctor di (Hahn-Schickard-Gesellschaft Institut micromachining) dan (Teknologi Informasi di Jerman).

Setiap perangkat berisi gulungan kawat dan tumpukan magnet. Seperti saat  perangkat dipakai ketika berjalan atau lari, magnet bergerak melewati kumparan, lalu menyebabkan medan magnet dalam kumparan berubah. Perubahan medan magnet ini menciptakan tegangan, atau pengisian melalui gulungan tersebut, yang kemudian dapat digunakan untuk alat elektronik yang tertanam dalam sepatu , seperti dikutip dari Ylli kepada LiveScience.com

Swing Harvester”, memiliki ukuran sekitar 3 inci (70mm) panjangnya, Lebar hampir 1 inci (19,5 mm), dan memiliki tinggi sekitar (15 mm).Yang pada awalnya dikembangkan untuk kekuatan sepasang sepatu agar  tahan terhadap hantaman. Perangkat sangat cocok untuk telapak sepatu yang mana hanya memiliki total berat 1 ons (25 gr), yang berarti pengguna bahkan tidak terlalu merasakannya saat memakai.

Sistem navigasi indoornya merupakan alternatif untuk menggunakan satelit (navigasi GPS), yang mana pemakai tidak selalu bekerja di dalam atau luar ruangan. Sistem indoor ini  memakai sensor untuk mengumpulkan informasi tentang lokasi seseorang dan kemudian mengirimkan data ini secara nirkabel ke komputer.

"Untuk sistem navigasi Indoor, ada sensor [accelerometers] dalam sepatu yaitu menentukan seberapa cepat kaki bergerak, akselerasi, dan sudut perjalanan yang telah dilakukan. Dan dari data ini, sistem dapat menghitung jalur yang telah Anda berjalan .
Untuk  baterai, juga terletak di dalam sepatu, yang didukung oleh “Shock harvester”,  yang membuat sensor tetap berfungsi.

Dalam uji coba terakhir,
Peneliti menghubungkan harvester untuk sensor suhu  yang tertanam dalam sepatu dari peserta uji yang sedang berjalan di treadmill.
Peneliti juga menemukan bahwa peserta tersebut  menghasilkan listrik yang cukup untuk menyalakan sensor suhu serta pemancar nirkabel di dalam sepatu yang mengirim data suhu dari sensor ke smartphone.

Ke depan, Peneliti Ylli,  mengatakan, ia dan rekan-rekannya berencana untuk mengoptimalkan Harvester” ini untuk menangkap lebih banyak energi yang bersumber dari gerakan yang dilakukan  manusia.

Namun sepatu ini masih dalam tahap pengembangan, hingga nantinya sampai ke pemasarnnya.

Sekian artikel Perangkat Sepatu Pintar semoga bermanfaat, Terima kasih telah berkunjung, Salam


Ditulis oleh

Flamingo Solution | Media Informasi Seputar Teknologi dan Seni Visual

0 komentar:

Post a Comment

Mari Saling Berbagi, Membangun dengan memberi kritik, saran jika ada yang kurang jelas, dan tentunya Komentar yang tidak mengandung hal NEGATIF, SARA, BERBAU PORNO GRAFI.
Salam BLOGGER

 

© 2013-2019 Flamingo Solution. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top