Tuesday, February 3, 2015

Animator dan Desainer Grafis Sukses yang Bisa Menjadi Acuan Motivasi

1:42:00 AM

Hingga saat ini telah banyak anak Indonesia yang telah berkiprah di tingkat internasional tak lain dalam hal multimedia yang saat ini juga banyak dikenal dunia seperti dalam perfiliman animasi effect dan grafis, berikut Animator dan Desainer Grafis Sukses yang Bisa Menjadi Acuan Motivasi, berikut ulasan mari di simak ;
Andre Surya

Tentunya kamu sudah pernah mendengar Film animasi 3D yaitu Transformer bukan?, salah satu fil animasi terbaik dikelas dunia, siapa sangka jika salah satu animator film tersebut adalah seorang animator yang berasal dari Indonesia, namanya pun sudah banyak dikenal dikalangan bidang multimedia seperti Grafis.

Seorang pria kelahiran Jakarta tahun 1984 ni pernah menginjak pendidikan di Untar Jurusan Desain Komunikasi Visual selamat 1 tahun lamanya, hingga sempat berhenti dipendidikan dan berkiprah sebagai Digital Artist. Kemudian dia melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi di Kanada untuk jurusan Film dan Special Effect. Namun meski lulus dari Kanada, talenta yang dimiliki seorang Andre Surya telah dimilikinya sejak duduk dibangku  Sekolah Menengah Atas dulunya.

Sampai saat ini karyanya mungkin sudah banyak dikenal hingga memenangkan sebuah penghargaan, Awal nya itu turut serta dalam sebuah project yaitu pembuatan film animasi Transformer, dan juga ikut berperan dalam film Iron Man & Ironman II, Star Trek, Terminator Salvation. Atas kemampuan dan kerja keras tersebut dia sangat bersyukur hingga bisa bekerja di tempat yang telah lama dijadikannya mimpi.


Baca juga : 10 Aplikasi Animasi


Griselda Sastrawinata
Tak kalah hebat, siapa sangka wanita asal indonesia ini pun seorang animator sekelas Dunia, yang sekarang telah menjabat sebagai Development artist di sebuah perusahaan Studio Animasi  bergengsi yaitu DreamWorks.

Berawal dari hobi, hingga membuat wanita ini berperan penting dalam pembuatan film animasi yang kita kenal dengan judul "Shrek", dimana turut terlibat menciptakan sebuah karakter/tokokh dalam serial yang diluncurkan pada tahun 2001 itu.

Dan yang menjadi tantangan bagi seorang animator wanita ini adalah selalu dikejar tengga waktu (deadline) yang membuatnya terus semangat hingga sukses seperti sekarang ini.

Baca juga : 10 Aplikasi Animasi


Pierre Coffin

Pria ini merupakan putra dari seorang penulis Indonesia N.H Dini dan asli berdarah Indonesia ini kerap dikenal dengan beberapa karya dalam dunia animasi. Seperti halnya sebuah film animasi yang kita kenal dengan berjudul Minions, sebuah karakter kuning menggemaskan dan sempat booming pada tahun 2010 hingga 2013 silam, bahkan tak jarang keunikan karakter itu kita temukan dalam bentuk seperti gantungan kunci, miniatur boneka, bantal, hingga tas ransel dll.


Baca juga : 10 Aplikasi Animasi

 

Christiawan Lie

Animator yang lebih sering dikenal dengan nama Chris Lie ini adalah seorang komikus sekelas dunia. 
Pria lulusan ITB ini  dikelan sebagai salah satu illustrator yang handal dan kerap dikenal dengan hasil karyanya dalam komik seperti GI JOE, dan Transformer.

Selain itu juga, Chris Lie menciptakan komik hasil karyanya sendiri, yang berjudul “Return of The Labyrinth” dan diterbitkan oleh Tokyopop.Komik ini beraliran manga Jepang yang diproduksi di Amerika. Pada edisi awal terbit, “Return of the Labyrinth” sudah menduduki posisi keempat komik terlaris di Amerika, bersaing dengan komik Naruto. sungguh merupakan prestasi yang patut diacungi Jempol, hehe.

Baca juga : 10 Aplikasi Animasi


Rini Sugianto


Seorang Animator cantik ini masih berasal dari indonesia namun telah memiliki prestasi yang mendunia, dia pun dikenal dalam dunia grafis melalui karyanya seperti halnya mungkin kamu pernah menonton sebuah film  yang berjudul "The Hobbits 2 (The Desolation of Smaug)", sebuah film yang dibalut akan nuansa fantasi itu tak pernah luput dari yang namanya balutan efect dan karakter animasi. Selain itu Rini juga pernah tergabung dalam sebuah project pembuatan film The Advantures of Tintin, The Avengers, Iron Man 3, bahkan sekelas film yang pernah meraih oscar seperti Hunger Games.
Sungguh prestasi yang mengagumkan dimana yang selama ini film layar lebar yang kita tonton tersebut ternyata turut ikut peran dengan orang seperti mereka , khususnya orang Indo, hehe... 

Baca juga : 10 Aplikasi Animasi



Wira Winata
Dari hobi menjadi duit', sepertinya ungkapan yang pas buat lajang 30 tahun ini. Sejak usia prasekolah, Wira memang gemar menggambar tokoh-tokoh kartun. Selain tokoh top dunia semacam Donald Duck, Superman, Batman, Spiderman dan Flash Gordon, tokoh imajinasi pribadinya pun tak luput digambarnya.

Namun, lantaran semata-mata hobi, Wira tidak mengimbanginya dengan pendidikan khusus agar keterampilan menggambarnya makin terasah.

Situasi baru berubah kala mengenal mata kuliah desain produk ketika studi  manufacturing engineering  di Nanyang Polytechnic Singapura.

“Ternyata, pelajaran desain produk mampu membuat kualitas gambar saya semakin rapi dan terstruktur,” ungkapnya.

Agar kian terampil, selulus dari Nanyang, ia terbang ke Pasadena, untuk kuliah desain produk di Art Centre College of Design. Di sana, ia fokus pada keahlian rancang produk tiga dimensi 

Baca juga : 10 Aplikasi Animasi

 Bayu Santoso

Dikenal sebagai seorang yang sukses saat karyanya memenangi sebuah kontes yang diadakan oleh sebuah band besar bergengsi di America yaitu Maroon 5. Dia adalah seorang Mahasiswa di Jogja tepatnya ISI jurusan Desain Komunikasi Visual.
Yang mana karyanya berupa gambar wajah harimau putih dengan guratan berbentuk V pada bagian hidung. Hingga mampu membawanya memenangkan kontes desain yang diikuti oleh banyak orang dan berhak menjadi cover album Ke 5 dari Maroon 5.


Bayu yang hingga saat ini  menekuni jenjang perkuliahan memang sering mengikuti lomba desain. Sebelum memenangkan kontes kali ini, dia juga sudah pernah juga memenangkan kontes artwork yang diadakan oleh musisi legendaris Billie Joel. Nah, bisa dilihat ‘kan sekarang, apapun profesimu kamu tetap bisa berkarya, bahkan hingga diakui oleh dunia.
 
Dari hobi menjadi duit', sepertinya ungkapan yang pas buat lajang 30 tahun ini. Sejak usia prasekolah, Wira memang gemar menggambar tokoh-tokoh kartun. Selain tokoh top dunia semacam Donald Duck, Superman, Batman, Spiderman dan Flash Gordon, tokoh imajinasi pribadinya pun tak luput digambarnya.

Namun, lantaran semata-mata hobi, Wira tidak mengimbanginya dengan pendidikan khusus agar keterampilan menggambarnya makin terasah.

Situasi baru berubah kala mengenal mata kuliah desain produk ketika studi  manufacturing engineering  di Nanyang Polytechnic Singapura.

“Ternyata, pelajaran desain produk mampu membuat kualitas gambar saya semakin rapi dan terstruktur,” ungkapnya.

Agar kian terampil, selulus dari Nanyang, ia terbang ke Pasadena, untuk kuliah desain produk di Art Centre College of Design. Di sana, ia fokus pada keahlian rancang produk tiga dimensi - See more at: http://teknologi.inilah.com/read/detail/2131987/inilah-10-animator-indonesia-dengan-prestasi-dunia/14286#sthash.0mIfRQph.dpuf

Dari hobi menjadi duit', sepertinya ungkapan yang pas buat lajang 30 tahun ini. Sejak usia prasekolah, Wira memang gemar menggambar tokoh-tokoh kartun. Selain tokoh top dunia semacam Donald Duck, Superman, Batman, Spiderman dan Flash Gordon, tokoh imajinasi pribadinya pun tak luput digambarnya.

Namun, lantaran semata-mata hobi, Wira tidak mengimbanginya dengan pendidikan khusus agar keterampilan menggambarnya makin terasah.

Situasi baru berubah kala mengenal mata kuliah desain produk ketika studi  manufacturing engineering  di Nanyang Polytechnic Singapura.

“Ternyata, pelajaran desain produk mampu membuat kualitas gambar saya semakin rapi dan terstruktur,” ungkapnya.

Agar kian terampil, selulus dari Nanyang, ia terbang ke Pasadena, untuk kuliah desain produk di Art Centre College of Design. Di sana, ia fokus pada keahlian rancang produk tiga dimensi - See more at: http://teknologi.inilah.com/read/detail/2131987/inilah-10-animator-indonesia-dengan-prestasi-dunia/14286#sthash.0mIfRQph.dpuf
Dari hobi menjadi duit', sepertinya ungkapan yang pas buat lajang 30 tahun ini. Sejak usia prasekolah, Wira memang gemar menggambar tokoh-tokoh kartun. Selain tokoh top dunia semacam Donald Duck, Superman, Batman, Spiderman dan Flash Gordon, tokoh imajinasi pribadinya pun tak luput digambarnya.

Namun, lantaran semata-mata hobi, Wira tidak mengimbanginya dengan pendidikan khusus agar keterampilan menggambarnya makin terasah.

Situasi baru berubah kala mengenal mata kuliah desain produk ketika studi  manufacturing engineering  di Nanyang Polytechnic Singapura.

“Ternyata, pelajaran desain produk mampu membuat kualitas gambar saya semakin rapi dan terstruktur,” ungkapnya.

Agar kian terampil, selulus dari Nanyang, ia terbang ke Pasadena, untuk kuliah desain produk di Art Centre College of Design. Di sana, ia fokus pada keahlian rancang produk tiga dimensi - See more at: http://teknologi.inilah.com/read/detail/2131987/inilah-10-animator-indonesia-dengan-prestasi-dunia/14286#sthash.0mIfRQph.dpuf

 

Sekian dulu Ulasan mengenai orang orang yang sukses berkiprah di bidang Multimedia, khususnya Animasi, dan Desain Grafis, dan saya pribadi mengira masih banyak diluar sana yang yang pantas mendapat apresiasi dan dukungan tentunya  juga agar dapat dijadikan acuan motivasi termasuk Anda. :D

Semoga bermanfaat dan tentu dapat menambah referensi,

Salam

Ditulis oleh

Flamingo Solution | Media Informasi Seputar Teknologi dan Seni Visual

2 komentar:

Mari Saling Berbagi, Membangun dengan memberi kritik, saran jika ada yang kurang jelas, dan tentunya Komentar yang tidak mengandung hal NEGATIF, SARA, BERBAU PORNO GRAFI.
Salam BLOGGER

 

© 2013-2019 Flamingo Solution. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top