Wednesday, April 8, 2015

Mengenal Tentang Seputar Portofolio Desainer Grafis

11:46:00 PM

Apa itu Portofolio?
Jika disimpulkan secara singkat, Portofolio adalah sebuah data informasi rangkuman /karya terbaik yang dibuat oleh seseorang, baik itu Perusahaan untuk mengenalkan suatu Objek untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan (ex : Produk, Company, Layanan Jasa, bahkan Untuk Promosi Diri sendiri)

Dengan kata lain, Portofolio mengacu pada sebuah tampilan yang merupakan hasil rangkuman terbaik untuk menggambarkan suatu objek tertentu baik dalam bidang apa saja kelebihan dan keuntungan tentunya.

Untuk apakah kegunaannya?
Tentu selain digunakan untuk melamar pekerjaan, atau ingin menyediakan jasa kepada suatu instansi. Portofolio juga dapat membangun sebuah manajemen strategis, sangat berguna untuk pemasaran. Jadi apa bila Sobat hendak membuat tentang kelebihan yang anda miliki, atau jika kamu sedang ingin bekerja, mungkin  Portofolio dapat berperan membantu anda, dimana dalam portofolio yang telah kamu Rangkum/ Desain sebaik mungkin dapat membuat Si Perekrut tertarik.


Bagaimana Portofolio dalam dunia Desain grafis?
Umumnya, dalam dunia seni (Desain Grafis), portofolio adalah salah satu karya sendiri atau yang wajib kita sertakan untuk mendapatkan client atau pemasaran.
Karya itu bisa berupa dari hasil kerja Desain terdahulu kita, atau rekomendasi dari Client.

Dalam Portofolio Desain grafis , sesuatu yang hendak dituangkan ialah merupakan sebuah konten, konten tersebut dapat berupa, Desain Logo, Book Cover, atau berbentuk paper/ atau Koran. Dan tentu tetap harus memiliki isi yaitu deskripsi tentang suatu tujuan yang bersangkutan.

Ex: berupa Clipping, Foto, Brosure, atau berbentuk Majalah dan Koran.

Sejenak kembali lagi, seorang Desain Grafis tidaklah cukup hanya memiliki "gelar" atau "ijazah" (tentu keahlian Desain). Melainkan Desainer grafis bisa saja selebihnya tergantung pada Portofolio mereka.
Mungkin sebagai sebagai refrensi sudah ada banyak situs yang menyediakan contoh Jenis / bentuk yang bagus. Salah satunya mungkin sibat bisa melihat hasil karya para kontestan Desainer Grafis melalui situs ajang kontes seperti 99designs.com , sribulancer.com, dll

Atau  sobat juga bisa sekedar membaca tentang Situs Refrensi klik dibawah ini  :


Bagaimana saja bentuknya?
Secara umum Portofolio haruslah dibuat secara maksimal agar nantinya dapat memukau calon klien si pembuat portofolio, dan portofolio yang dibuat harus berhubungan dengan pekerjaan kita/ atau bisa saja permintaan klien sesuai ketentuan yang diminta.
1. (Contoh Portofolio sebagai promosi "Diri sendiri")
Kita bertugas untuk  merangkum apa saja yang bersangkutan dengan keahlian/pekerjaan kita dan apa saja yang akan kita tawarkan bagi calon yang ingin kita tujukan.

Tentu untuk mencapai "Goal", Maka dituangkanlah Rangkuman tersebut ke dalam sebuah data informasi dengan semenarik mungkin, jadi dapat berupa Data data atau tampilan grafis yang lebih profesional.
2. (Contoh Portofolio sebagai "Permintaan")
Perusahaan si A, telah memberikan deskripsi tentang perusahaanya, baik itu visi dan misinya secara "Detail".

Maka tugas si pembuat Portofolio lah, untuk menuangkan/menggambarkan Deskripsi tersebut kedalam sebuah data/ atau informasi dengan cara yang lebih menarik dan membuat orang terkagum.

Dan secara terperinci Portofolio desain grafis memiliki ragam bentuk, ukuran, hingga jenis tampilan desainnya.

Bisa dilihat dari jenis diatas bahwa sipembuat portofolio menjelaskan tentang dari awal isi hingga hasil kerje kerja sebelumnya turut disertakan dalam portofolio.


  


Tentu Portofolio yang disampaikan atau tawarkan bisa dengan cara beragam, 
 Manual (ada bentuk Fisik) 
Jenis yang satu ini mungkin bisa berupa suatu kartu, atau bentuk bentuk paper lainya, dan biasanya disampaikan secara face to face.

Mungkin sobat bisa melihat contoh dibawah ini sebagai bentuk fisik.
 



Melalui media Online
Jenis ini mungkin hanya mengandalkan Digital saja, jadi lebih portable atau praktis untuk disampaikan, baik itu melalui situs situs penyedia lowongan, atau media lain bahkan media sosial. 

Berikut Contoh yang mungkin hanya berbasis Digital saja dalam hal penyampaiannya


  




Mungkin yang perlu menjadi "Quote" bagi Sobat diantaranya ;
Fokuslah pada kualitas :
Dalam arti kualitas yaitu, bagaimana menyampaikan kepada si penerima atau sekedar pembaca dengan cara yang lebih mudah namun memiliki konten (Padat dan Jelas). Baik itu dari segi tata letaknya, jenis Desain, Hal hal unik namun kreatif.
Kamu harus mampu membuat penjelasan sesingkat singkat mungkin tentang sebuah deskripsi tersebut, dan tidak memakan banyak kalimat yang bertele tele.

Belajar dari yang berpengalaman
Belajar dari para ahli yang sudah berpengalaman dalam hal ini tidak ada salahnya, dimana untuk mendapat ilmu yang lebih profesional
.

Nah, sampai disini sudakah sobat paham apa itu portofolio?
Dan sudahkah terbayangkah dalam benak Sobat sobat sekalian untuk belajar membuat Portofolio sebaik mungkin?  :)

Berikut saran sebagai penambah refrensi untuk membuat portofolion online
www.behance.net
carbonmade.com
portfoliobox.net
crevado.com

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah refrensi tentunya.
Salam BLogger.


Ditulis oleh

Flamingo Solution | Media Informasi Seputar Teknologi dan Seni Visual

7 komentar:

  1. ternyata sulit bingit ya buat portfolio digital baru nyoba
    salamvektor

    ReplyDelete
  2. Saya pernah bikin logo untuk submit ke 99design sebelumnya. Walau tidak dipakai, apa tetap boleh dimasukkan ke dalam website portofolio saya? Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Rizky Meiputra : Tentu boleh mas, klo itu selagi entry tsb masih notabenenya masih hak intelektual kita (belum dipick sebagai pemenang dalam contest).

      lain cerita jika desain entry mas, udah dipilih jadi pemenang, maka mungkin perlu izin dari mereka pihak perusahaan untuk ditampilkan logonya di portofolio kita.

      Salam :)

      Delete
  3. Saya sering buat desain untuk clothing indie dengan desain sesuai permintaan dan beberapa desain yang diminta menyerupai desain2 merek dagang lain (adaptasi) , apakah klo desain tersebut yang saya buat atau sudah di produksi menjadi kaos itu masih termasuk portofolio saya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut kami, terkait hal desain yang dibuat untuk clothing tentu sangat boleh..

      Namun apabila hasil desain telah dipatenkan menjadi hak dagang oleh si client, maka tentu ada beberapa yang harus diperhatikan spt brikut :

      1. apakah ada persetujuan diawal (dgn si client) sebelum pengerjaan desain terkait dengan kepemilikan hak intelektual?

      - Jika tidak maka tentu boleh dipublikasikan sebagai portofolio
      - Namun jika ada, maka tentu harus melalui izin persetujuan dari client tersebut kita dapat mempublikasikannya kepada publik sebagai portofolio.

      NB. Sebetulnya jika mmg ada persetujuan hak intelektual dgn client, kita tetaplah boleh memasukkan karya tsb di portofolio (tanpa publikasi). Contoh katakanlah untuk portofolio saat anda ingin melamar pekerjaan di suatu perusahaan.

      Delete
  4. kalau desain saya merombak karya orang lain di situs freepik atau sejenisnya, apakah masih bisa dikatakan karya portofolio?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa jadi plagiat itu gan :D biasakan orisinil gans... Salam Graphic Aceh gans :)

      Delete

Mari Saling Berbagi, Membangun dengan memberi kritik, saran jika ada yang kurang jelas, dan tentunya Komentar yang tidak mengandung hal NEGATIF, SARA, BERBAU PORNO GRAFI.
Salam BLOGGER

 

© 2013-2019 Flamingo Solution. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top